Senin, 02 Desember 2013

Ku Cukupkan


Ku cukupkan selembar kertas tuk menyebut namamu,
Ku butuhkan ribuan lembar tuk terangkan perangaimu.
Keasyikan selami ikhwalmu,
Membuat ku tenggelam dalam kasihmu.
Melelehlah dibenak, karena fana' menyelimuti otak.

Terpikat biru lautan menyatulah asin garam
disitulah aku yang lemah bertahan.
Tiada kawan atau pun teman yang mampu lambaikan tangan,
Ketakutan menjelma buih lautan,
Namun, kata tak mampu terlantunkan.

Seperti itulah kasihmu yang kebanyakan orang tenggelam,
Sebelum mereka mampu memeluk wujud aslimu.

Jarak menjadi penghalang tuk bercinta,
Entah itu dekat atau pun jauh, tetaplah jarak.
Ketika jarak itu ada, maka terhalanglah aku akan wujudmu.

Ku pinta seiring sanjung terindah kasih teragung,
Bersama batu, pohon dan binatang.
Aku haturkan kalbu tersuci menjadi yang pertama
tersentuh oleh tangan indahmu,
terlihat oleh mata kasihmu,

dan hembusan angin cintamu.

Tidak ada komentar :