Rabu, 24 Juli 2013

Cahaya Rembulan Yang Bersinar Separo

Dibawah cahaya rembulan yang bersinar separo
ditutup dilangit yang menghampar diangkasa pantai Rindu
Aku berjalan diantara rimbunan hutan.

Tak jauh dibelakangku,
Dalam jarak lima puluh tombak,
Ratusan orang dengan senjata tombak,
kelewang, pedang dan kujang bergerak membayangiku.

Aku pun terus berjalan mengikuti kakiku,
Setelah beberapa langkah terlalui
Aku melihat sebuah jurang sedalam kalbu,
Lalu aku berhenti seraya berucap,
"Astaghfirulloh".

Saat nafas tersendak dan jantung mulai bertambah cepat
Aku membalikkan badanku seratus delapan puluh derajat
Dan aku melihat segerombolan orang-orang seram
Yang terlihat kemarahannya seperti srigala
Yang hendak memangsaku.

Aku berdiam diri dan tanpa aku sadari
Tubuhku mulai melemas tak berdaya
Dan aku pun berkata'
"Apa yang kau ingin dariku, wahai penguasa hutan?"
Salah seorang dari mereka berkata,
"Aku hanya ingin apa yang kau cari".

Dengan tegas aku berucap, "Maksudmu apa tuan?"
Salah seorang menjawab, "Aku tau apa yang ada didadamu tuan"

Aku berkata, "Aku hanya membawa segenggam rindu untuk-Nya."
Salah seorang dari mereka berucap, "Itulah yang kami maksud, tuan"
"Aku tak kan memberikan ini kepada siapapun,
Kecuali hanya pada-Nya."

Dalam sesaat,
Mereka yang berjubah darah itu meneteskan air dari matanya
Seraya berkata, "Aku tak bisa sepertimu, tuan.

Ajarilah aku dan kawan-kawanku ini, agar bisa sepertimu".

GM.

Jumat, 12 Juli 2013

Perangko Air Mata

Bergerak setenang air
Bernafas sesejuk angin
Mempesona dalam kata
Terlukis dalam dinding-dinding jiwa.

Kutitipkan salam
dengan perangko tetesan air mata
Bertintakan darah
yang mengalir dari hati.

Mirah Ingsun berkata: 

"Rinduku menyatu dalam cinta"
Dalam palung sepi tersenyum
Namun tak terpandang olehnya
Hanya sepilah yang tersenyum menyapa.

Warna hitam pekat sang malam menyelimuti
Dingin embun membasahi
di setiap bibir pori-pori
Aku tetap saja menanti.

Karena lambaian kasih
Aku pasrahkan nafas dalam setiap hembus
Agar kasih yang kau tumpahkan impas
Tapi, semua takkan terbalas
Walau sebesar biji beras.

Bukankah aku tak pantas tuk merayu
Karena hatiku kaku
Bukankah aku tak pantas tuk merindu
Karena fikirku penuh nafsu.

Aku tetaplah aku yang kotor
Dan kau tak sedikit tau tentangku
Karena tak mungkin aku lari dari pandangmu
Wahai Tuhanku.

Negeri Ini Memang Kaya


Iwan Fals - 


Negeri ini memang kaya

kaya orangnya, kaya binatangnya

Negeri ini memang kaya

kaya alamnya, kaya budayanya

Negeri ini memang kaya
kaya pejabatnya, kaya penjahatnya
Negeri ini memang kaya
kaya idenya, kaya sejarahnya
Negeri ini memang kaya

Hei Bung Karno aku bersimpuh dimakammu
bertanya tentang indonesia ini
Hei Bung Karno nyenyakkah tidur abadimu
aku datang menganggu istirahatmu

Negeri ini memang kaya
kaya rakyatnya, yang menangis diujung malam
kaya harapannya, kaya agamanya

Merah Putih termangu
terkulai berdebu, dipojok gedung bekas penjajah
Pancasila meronta, Garuda terkasih melayang pergi
Negeri ini memang kaya

Hei Bung karno aku bersimpuh dimakammu
tebarkan kembang ibu yang letih
Hei Bung Karno nyenyakkah tidur abadimu
inikah nyanyian kecewa
Hei Bung Karno aku bersimpuh dimakammu
akankah kisahmu menjadi api
Hei Bung Karno nyenyakkah tidur abadimu
dinginnya aneh menyiksa negeri

Merah Putih terbangun
terkulai berdebu, dipojok gedung bekas penjajah
Pancasila meronta, Garuda terkasih melayang pergi
negeri ini memang kaya

Hei Bung karno aku bersimpuh dimakammu
maafkanlah aku yang cengeng
Hei Bung karno nyenyakkah tidur abadimu
tularkanlah keberanian itu
Hei Bung Karno aku bersimpuh dimakammu
suaramu menggelegar dikalbu
Hei Bung Karno nyenyakkah tidur abadimu
bilakah mimpi itu akan nyata

Negeri ini memang kaya
kaya penguasanya, yang miskin Rakyatnya
kaya marahnya
Indonesia Raya, Indonesia Raya
yang kaya raya
negeri ini memang kaya

SIANG SEBERANG ISTANA

Iwan Fals-

Seorang anak kecil bertubuh dekil

Tertidur berbantal sebelah lengan

Berselimut debu jalanan

Rindang pohon jalan menunggu rela

Kawan setia sehabis bekerja

Siang di seberang sebuah istana
Siang di seberang istana sang raja


Reff I:Kotak semir mungil dan sama dekil

Benteng rapuh dari lapar memanggil

Gardu dan mata para penjaga

Saksi nyata....... Yang sudah terbiasa

Tamu negara tampak terpesona

Mengelus dada gelengkan kepala
Saksikan perbedaaan yang ada

Reff II:Sombong melangkah istana yang megah
Seakan meludah di atas tubuh yang resah
Ribuan jerit di depan hidungmu
Namun yang ku tau.... Tak terasa terganggu

Kembali ke: reff I & reff II
Gema azan ashar sentuh telinga
Buyarkan mimpi si kecil siang tadi
Dia berjalan malas melangkahkan kaki
Di raihnya mimpi di genggam tak di letakkan...Lagi...

TANDA-TANDA CINTA YANG SUCI

Ketika seseorang hadir dalam hidupmu dan ingin menyayangimu.

Maka saat engkau bertanya apa alasan dia mencintaimu..
Serta merta dia tidak akan pernah memberikan alasan kenapa dia mencintaimu.
Yang dia tahu hanya ada engkau satu-satunya dalam hatinya.

Dia yang mencintaimu itu siap menerimamu apa adanya..
Walaupun engkau merasa berwajah biasa saja.
Tapi bagi dia hanya engkaulah yang terbaik di matanya.

Jika engkau menerima cintanya..
Dia tak akan pernah mau melanggar apa yang dilarang Agama.
Justru dia selalu menjaganya sampai akan tiba halal waktunya.

Jika engkau menghindar atau menolaknya..
Maka dia akan ikhlas menerima keputusanmu.
Baginya kebahagiaanmu lebih utama dibanding memikirkan kecewa hatinya.

Jika pada suatu saat engkau datang dan ingin memberinya kesempatan..
Maka dia akan menerima kedatanganmu dengan hati terbuka.
Karena dia sadar dan tak mudah berpaling pada hati yang lain kecuali dirimu.

Mungkin terlihat naif..
Tapi begitulah Cinta Suci yang sebenarnya.

Ucapan Orang Kala Cinta Terpatri

Sejak kehadiranmu hingga kini
Ruang hatiku beraroma wangi
Buaian bunga-bunga rindu menari
Yang kau tinggalkan dihati

Makin lama bersemi
Tanpa layu senyum ini
Tersirami cinta suci Darimu kekasih hati

Jangan biarkan kusendiri
Ku hanya ingin memiliki
Dirimu seutuhnya cinta sejati
Menjadi harga mati tak tertawar lagi

Andai ada pengganggu hati
Hati ini tegas menghadapi
Janganlah engkau ragu lagi
Hati ini milikmu abadi

Keyakinan Saat Cinta Tumbuh

Senandung lirih berdendang
Seiring hati yang cemerlang
Menorehkan cinta yang terang

Menunjukkan suatu jalan
Dalam setiap hembusan
Menuju pulau keindahan
Kadang terlihat jingga
Kadang mengalir sungai gangga
Dan kadang terasa bangga.

Jangan kau ragukan cinta dan kesetiaanku
Langit dan bumi pun tahu
Cinta kasihku satu
Dan itu hanya untukmu

Ku ingin kau mengerti
Cinta ini suci tak terbagi
Sampai nafasku terhenti
Hanya kau yang ada dihati

Ku persembahkan untukmu janji setia
Mulai kini dan selamanya

Selasa, 02 Juli 2013

Let Me In by: Eyes Set To Kill

"Let Me In"

When will I find the light in day
I'm tired of learning
Of tossing and turning
When will I find the perfect words to say
I'm tired of burning papers
I didn't mean to throw away,
I didn't mean to throw away


I'm tired of writing the same old song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in
Yeah, ah, yeah, ah, ah, ah


I'm tired of writing this song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in


Come on let me in



When will I find the exit of this maze

I'm sick of retracing
Of rotting and wasting
When will I find the perfect words to say
I'm tired of burning papers
I didn't mean to throw away
(away, away)


I'm tired of writing the same old song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in
Yeah, ah, yeah, ah, ah, ah


I'm tired of writing this song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in


Come on let me in



If you let me in

You'll only want me out
But at least you'll share
The pain with someone else
You will live the life you haven't lived
Hear the voice you kept within
I will turn you inside out


I'm tired of writing the same old song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in
Yeah, ah, yeah, ah, ah, ah


I'm tired of writing this song

'cause there's no way out
There's no way out 'til you let me in,
'til you let me in


Come on let me in

Eyes Set To Kill - Come Home

"Come Home"



We say it's okay and to leave it alone
But I want you to notice this case isn't closed
Doors are open, the lights are left on
And there's never a night I sleep
With the dreams that I'd have if you never decided, decided to leave
Decided, decided to leave

There's never an ounce that I breathe
Without thinking about who I could have been with you
There's never an ounce that I breathe
Without thinking about who I could have been if you didn't leave

The phones been patient to hear your call, but you never touched the dial
You never touched the dial and now I know
There's someone I wish walked through these halls
But you'll never take the chance to come home
So come home

We say we can learn from this
But I just don't know what to do without you anymore, anymore
Your absence is taking its toll on me
What I should believe, I just can't believe

There's never an ounce that I breathe
Without thinking about who I could have been with you
There's never an ounce that I breathe
Without thinking about who I could have been if you didn't leave

The phones been patient to hear your call, but you never touched the dial
You'll never touched the dial and now I know
There's someone I wish walked through these halls
But you'll never take the chance to come home
So come home

You say it isn't my fault so I steer away
I put off the pain for another day
Did you think it wouldn't be tough? 8 years were never enough
I'll wait for you
If you never change I will be okay
But I'll still stay up for you
Just in case you make the time for the right move

The phones been patient to hear your call, but you never touched the dial
You never touched the dial and now I know
There's someone I wish walked through these halls
But you'll never take the chance to come home
So come home

There's someone I wish walked through these halls, but you never touched the dial
You'll never touched the dial and now I know
The phones been patient to hear your call,
But you'll never take the chance to come home
And you'll never take the chance to come home
Just come home

Berandal Malam Di Bangku Terminal

Sebentar lagi pagi kan datang 
Walau sang bulan malas untuk pulang 
Di bangku terminal benakmu bertanda 
Gelisah seorang merasa terbuang
 
Sedetik ingatnya seribu angannya 
Dambakan malam terus berbintang 
Di bawah sadarnya nasib bercerita 
Hangatnya surya bara neraka
 
Sampai kapan kau akan bertahan 
Dicaci langit tak sanggup menjerit 
Hitam awan pasrah kau jilati 
Kusam kau dekap dengan muak kau lelap
Pagi yang hingar dengan sadar engkau gentar
 
Jangan jangan pagi kau hadirkan 
Biarkan malam terus berjalan
Jangan jangan mentari kau terbitkan 
Jangan jangan pagi kau datangkan 
Kumohon dan aku harapkan 
Jangan jangan mentari kau terbitkan
 
Dengarlah tuhan apa yang dibisikkan 
Berandal malam di bangku terminal